ANEKDOT
Akhir-akhir ini ane banyak sekali permintaan untuk mengetik teks tentang anekdot... Para siswa dari SMA/ALIYAH nampaknya diberi tugas oleh gurunya untuk sesegera mungkin mengumpulkan tugasnya, mereka berbondong-bondong datang ke tempat ane meminta untuk dikerjakan tugasnya. Lelah, pusing, pegal-pegal dan jenuh terasa ketika memakan waktu lama untuk mengetik tugas-tugas yang menumpuk itu.
Dan apa itu anekdot?
Menurut Wikipedia anekdot itu adalah
sebuah cerita singkat dan lucu atau menarik, yang
mungkin menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya. Anekdot bisa saja
sesingkat pengaturan dan provokasi dari sebuah kelakar. Anekdot selalu
disajikan berdasarkan pada kejadian nyata
melibatkan orang-orang yang sebenarnya, apakah terkenal atau tidak,
biasanya di suatu tempat yang dapat diidentifikasi. Namun, seiring waktu,
modifikasi pada saat penceritaan kembali dapat mengubah sebuah anekdot tertentu
menjadi sebuah fiksi, sesuatu yang diceritakan kembali tetapi "terlalu
bagus untuk nyata". Terkadang menghibur, anekdot bukanlah lelucon, karena
tujuan utamanya adalah tidak hanya untuk membangkitkan tawa, tetapi untuk
mengungkapkan suatu kebenaran yang lebih umum daripada kisah singkat itu sendiri,
atau untuk melukiskan suatu sifat karakter dengan ringan sehingga ia menghentak
dalam kilasan pemahaman yang langsung pada intinya. Novalis mengamati
"Eine Anekdote ist eines historisches Elemen - ein historisches Molekül
oder Epigramm". Sebuah monolog
singkat yang diawali "Seorang pria muncul di sebuah bar ..." akan
menjadi lelucon. Sebuah monolog singkat yang diawali "Setelah J. Edgar
Hoover muncul di sebuah bar ..." akan menjadi sebuah anekdot. Dengan
demikian sebuah anekdot lebih dekat dengan tradisi tamsil daripada dongeng yang
secara terbuka diciptakan dengan karakter hewan dan tokoh manusia yang umum --
tetapi ia berbeda dengan perumpamaan dalam spesifisitas sejarah yang
diklaimnya.
Anekdot terkadang bersifat sindiran alami. Di bawah
rezim otoritarian di Uni Soviet berbagai macam anekdot politik tersebar di
masyarakat sebagai satu-satunya cara untuk membuka dan mencela kejahatan dari
sistem politik dan pemimpinnya. Mereka mentertawakan kepribadian Vladimir
Lenin, Nikita Khrushchev, Leonid Brezhnev, dan pemimpin Soviet lainnya. Pada
zaman Rusia modern ada banyak anekdot tentang Vladimir Putin.
Kata 'anekdot' dalam (Yunani: ἀνέκδοτον "tidak
diterbitkan", secara harfiah "tidak dikeluarkan") berasal dari
Procopius of Caesarea, penulis biografi dari Justinian I, yang membuat sebuah
karya berjudἈνέκδοτα (Aul nekdota, secara beragam diterjemahkan dengan Memoar
yang tak diterbitkan atau Kisah Rahasia), yaitu sebuah koleksi
kejadian-kejadian singkat dari kehidupan pribadi dari istana Bizantin. Secara
bertahap, makna anekdot dipakai untuk setiap kisah singkat yang digunakan untuk
menekankan atau mengilustrasikan apapun poin yang si penulis inginkan.
Salah satu contoh teks anekdot karya siswa MAN 4
PANDEGLANG CIBALIUNG
lets see it
PENCURI SINGKONG
Oleh :
Fitri
: X IPA 3
Disebuah desa, hiduplah seorang janda
dengan anaknya. Hari ini tidak ada kepulan asap di dapur. Hasan sangat lapar,
ia pun pergi dari rumah, siapa tahu ada orang yang berbelas kasihan terhadapnya
dengan memberi makanan kepadanya. Tapi tak seorangpun belas kasihan kepadanya.
Akhirnya Hasan pulang akal panjang yaitu mencuri singkong milik tetangga yang
kikir. Dia pulang ke rumah membawa singkong, ibunya pun senang melihat
kedatangan Hasan ang membawa makanan. Ibunya pun memuji tindakan Hasan “lain
kali lebih banyak, ya, nak! tidak hanya satu!”
kata ibunya dengan polos.
Waktu terus berjalan, tapi tetap tidak
ada sesuatu yang dimasak oleh ibu Hasan. Hasan teringat kepada singkong yang ia
curi dulu. Hasan pun pergi ke kebun, diambilnya dua batang singkong. Tapi naas
bagi Hasan, warga sudah menghadangnya. Hasan dihakimi oleh masa. Hasan berkata
“ini bukan keinginan saya, tapi keinginan ibu saya.” Hasan menjerit kesakitan,
ibunya hanya diam. “bagaimana warga, apakah kita lanjut hukuman ini?” kata
kepala kampung.”lanjut, hajar dia, sampai dia kapok!” seru warga. Ibunya hanya
bisa melihat anak yang malang itu dihakimi masa.
Setelah warga selesai melampiaskan
amarahnya mereka pun meninggalkan Hasan dan ibunya. Ibunya datang dan
memeluknya tapi Hasan malah memukul ibunya, ibunya jatuh tersungkur di tanah.
“kenapa ibu dulu tidak memarahiku ketika aku mencuri pertama kali?” tanya Hasan,
ibunya pun hanya terdiam dan menangis.”
Abstraksi :
disebuah desa, tinggalah seorang ibu dan anaknya.
Orientasi :
keluarga itu sangat miskin, mereka sering kelaparan.
Krisis :
ibu memuji tindakan Hasan (mencuri).
Reaksi :
Hasan babak belur dihajar masa.
Koda :
ibunya terdiam dan menangis.
yups gimana menurut kalian apakah cerita ini menarik?
silahkan diKOMMENG